Author Guideline
Pedoman Penulisan Artikel Jurnal
Mohon perhatikan panduan berikut saat menyiapkan naskah Anda. Naskah harus ditulis dengan jelas, ringkas, dan menggunakan tata bahasa serta tanda baca yang benar. Kami sangat menganjurkan penulis untuk mengoreksi naskah mereka sebelum mengirimkannya.
Pedoman Umum
- Panjang Artikel: 5000-7000 kata, termasuk bibliografi.
- Format Dokumen: Kirimkan naskah dalam format Microsoft Word (.doc atau .docx).
- Tipografi: Gunakan tipografi standar (Times New Roman, 12 pt, spasi 1,5) atau ikuti template artikel yang disediakan.
- Struktur Heading: Atur judul menggunakan heading yang jelas. Hindari menggunakan lebih dari tiga tingkat heading.
- Penomoran dan Poin: Hindari penggunaan poin-poin atau penjelasan bernomor dalam teks utama.
- Penyesuaian Template: Penulis tidak perlu menyesuaikan naskah ke dalam template, karena editor akan menyesuaikannya menggunakan perangkat LaTeX.
- Identitas Penulis: Nama penulis dan afiliasi tidak boleh dicantumkan dalam naskah. Semua informasi identitas disampaikan pada bagian "Kontributor" saat proses submisi.
Proses Submisi
Berikut adalah langkah-langkah bagi penulis yang ingin menerbitkan artikel di sistem jurnal online:
- Penulis membuat akun dengan melakukan registrasi melalui tautan ini.
- Penulis menyelesaikan proses registrasi dalam sistem.
- Penulis menyiapkan tulisan dalam bentuk dokumen Microsoft Word.
Struktur Naskah
Penulis harus menyiapkan tulisan dengan susunan sebagai berikut:
1. Judul
Judul tidak boleh lebih dari 14 kata dan tidak memuat nama lokasi penelitian.
2. Abstrak
Abstrak harus memuat elemen-elemen penting seperti tujuan penelitian, variabel atau konsep yang diteliti, metode yang digunakan, dan hasil penelitian. Panjang abstrak maksimal 250 kata.
3. Kata Kunci
Kata kunci terdiri atas lima konsep yang relevan dan berkaitan dengan topik, serta tidak ada dalam judul.
4. Pendahuluan
Pendahuluan berfungsi sebagai pengantar penelitian. Mulailah dengan memperkenalkan topik secara umum, berikan konteks yang relevan, dan tunjukkan urgensi penelitian. Lakukan tinjauan singkat terhadap penelitian terdahulu untuk mengidentifikasi celah (gap) yang belum terisi, lalu nyatakan celah tersebut dengan jelas sebagai dasar penelitian Anda. Sampaikan tujuan penelitian secara spesifik dan terukur, dan akhiri dengan memberikan gambaran singkat tentang bagaimana Anda akan mencapai tujuan tersebut serta kontribusi yang diharapkan dari penelitian ini. Pastikan penulisan Anda ringkas, lugas, dan logis.
5. Tinjauan Pustaka
Tinjauan pustaka adalah fondasi teoretis penelitian. Alih-alih merangkum setiap sumber, fokuslah pada sintesis narasi yang koheren. Atur literatur secara tematis, kronologis, atau metodologis. Analisis kekuatan dan kelemahan dari setiap studi yang ada. Inti dari bagian ini adalah mengidentifikasi celah dalam literatur yang sudah ada dan menjelaskan bagaimana penelitian Anda akan mengisi celah tersebut. Dengan demikian, tinjauan pustaka tidak hanya menunjukkan pemahaman Anda terhadap bidang studi, tetapi juga membangun argumen kuat untuk relevansi dan kontribusi unik penelitian Anda.
6. Metode Penelitian
Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan penelitian harus dijabarkan secara tepat dan rinci. Deskripsi ini harus cukup jelas sehingga pembaca yang kompeten dapat mengulang pekerjaan yang Anda lakukan. Alat, bahan, platform hardware/software, dan framework yang digunakan juga perlu dijelaskan.
7. Hasil dan Pembahasan
Bagian ini harus menjawab pertanyaan penelitian. Susun hasil dan pembahasan agar fokus pada penyajian temuan dan hasil analisis yang secara langsung menjawab pertanyaan penelitian Anda.
8. Kesimpulan
Kesimpulan harus menunjukkan kelemahan dari penelitian Anda yang dapat bermanfaat untuk penelitian selanjutnya. Berikan rekomendasi tentang bagaimana penelitian ini bisa dikembangkan lebih lanjut.
9. Referensi
Tentukan gaya sitasi yang akan Anda gunakan (misalnya, APA atau MLA) sesuai pedoman jurnal, lalu terapkan secara konsisten. Catat detail lengkap sumber (nama penulis, judul, tahun publikasi). Untuk menghindari kesalahan, gunakan perangkat lunak manajemen referensi seperti Mendeley atau Zotero. Susun daftar referensi di akhir naskah secara alfabetis. Periksa kembali setiap entri referensi untuk memastikan tidak ada kesalahan ketik dan semua sumber yang dikutip dalam teks sudah tercantum di dalamnya.